Jumat, 16 Juli 2021

5 Wisata Bersejarah yang Ada di Banten

        Ada banyak sekali ragam jenis destinasi wisata di Banten yang bisa kita kunjungi, sebagai destinasi liburan yang menyenangkan. Salah satu jenis wisata yang bisa kita lakukan di Banten yaitu tentang destinasi wisata sejarah di Banten. Lokasi wisata yang tak hanya bisa kita jadikan lokasi berlibur yang menyenangkan namun juga bisa menjadi tempat belajar dan menambah ilmu. Ada beberapa lokasi yang bisa kita kunjungi, seperti lima wisata yang telah saya rangkum dibawah ini.

1. Masjid Pintu Seribu Tangerang

(Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan)

Masjid Agung Nurul Yaqin atau biasa dikenal Masjid Pintu Seribu terletak di di kampung Bayur, Periuk Jaya, Jatiuwung, Kabupaten Tangerang, Banten. Dinamai dengan pintu seribu karena memang masjid ini memiliki jumlah pintu yang sangat banyak, dan tidak ada yang tahu persis jumlah dari pintu masjid, untuk itu dijuluki pintu seribu. Didirikan sekitar tahun 1978 olehSyekh Ami Al Faqir Mahdi Hasan Al Muqaddam seorang ulama keturunan Arab.

Masjid Pintu Seribu memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan masjid lain di Banten. Selain memiliki seribu pintu, masjid ini pun memiliki desain arsitektur masjid bertemakan zaman Baroque, Maya dan Aztec. Keunikan lainnya yaitu tasbih berukuran raksasa terpajang di dalam masjid. Memiliki 99 butir berdiameter 10 centimeter. Setiap butir bertuliskan nama Asma’ul-Husna. Masjid ini pun memiliki nilai sejarah, dimana masjid ini merupakan salah satu tempat penyebaran Islam di Tangerang. Penyebaran  agama islam dilakukan dengan cara pembagian sembako untuk fakir miskin dan anak yatim piatu.

2. Banten Lama

(FOTO: Qodrat/Radar Banten)

        Banten lama, merupakan wisata bersejarah sisa kejayaan Kerajaan Banten. Di tempat ini terdapat banyak peninggalan bersejarah Kerajaan Banten, Sebut saja, Masjid Agung Banten, Keraton Surosowan, Benteng Speelwijk, Meriam Ki Amuk, Pelabuhan Karangantu, dan Istana Kaibon. Banten Lama banyak menyimpan kisah perkembangan sejarah Kesultanan Islam di Banten yang cocok untuk wisatawan yang tertarik dengan sejarah Bantent, dan juga cocok dijadikan tempat berwisata religi untuk para peziarah yang ingin berkunjung ke pemakaman para ulama dan kesultann Banten.

3. Batu Qur’an

(Foto : campurcom.blogspot.com)

Lokasi wisata bersejarah sekaligus religi berikutnya ada Batu Qur’an yang terletak di Kabupaten Pandeglang, di kaki Gunung Karang. Batu Qur’an merupakan salah satu obyek wisata religi di Banten dengan ciri khas tempat ziarah yang memiliki sejarah unik. Disebut Batu Qur’an karena berasal dari adanya batu besar yang bertuliskan Al-Qur’an di tempat tersebut. Namun, masyarakat percaya bahwa hanya orang-orang yang memiliki ilmu tinggilah yang bisa melihat tulisan Al-Qur’an tersebut.

Selain itu, cerita unik lainnya dari batu ini adalah Masyarakat juga meyakini bahwa lokasi batu ini dulunya adalah pijakan kaki Syekh Maulana Mansyuruddin yang hendak pergi haji pada abad ke-15. Konon, hanya dengan menginjakkan kaki di lokasi itu, Syekh Maulana bisa langsung tiba di Mekkah. Selain cerita-cerita itu, daya tarik lainnya dari wisata Batu Qur-an ini yaitu kejernihan airnya yang mengalir di sekitaran tempat tersebut.

4. Tugu Mauk                                                    

(Foto: Siti Magfiroh)

Tugu Mauk merupakan salah satu monumen bersejarah yang dimiliki oleh masyarakat Tangerang, yang berlokasi di perempatan Mauk, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Dibalik kokohnya bangunan tiga orang sedang mengangkat perisai api tersebut, ternyata terdapat sejarah yang terkenang untuk menghormati Pahlawan Nasional Otto Iskandardinata, yang meninggal di Mauk pada tahun 1945 oleh Laskar Hitam Tangerang, demi mempertahankan keutuhan NKRI yang baru saja merdeka.

Karena perjuangan dan keberanian Otista dalam mempertahankan NKRI itulah, dibangun monumen yang dinamakan Tugu Mauk. “sangat bangga dan patut diapresiasi dengan apa yang telah pahlawan Otto Iskandardinata lakukan demi NKRI ini, dan dengan adanya Tugu Mauk ini, saya rasa akan membangun jiwa semangat perjuangan terhadap masyarakat Tangerang, terutama masyarakat Mauk itu sendiri,” jelas Nabila Mahasiswi 

5. Klenteng Boen Tek Bio                                                                                               

(Foto: Fernando Saputra/Belajar Cerita)

Klenteng Boen Tek Bio adalah klenteng tertua yang ada di Kota Tangerang. Klenteng ini sudah berdiri sejak tahun 1684. Arti dari kata “Boen”  sendiri adalah intelektual, dan “tek” berarti kebajikan, sementara “bio” berarti tempat ibadah. Berarti Klenteng Boen Tek Bio memiliki arti tempat ibadah yang penuh dengan nilai kebajikan.

Yang menarik dari klenteng ini adalah aksesori yang ada pada klenteng ini berasal dari Cina. Seperti lonceng besar yang dibuat oleh perusahaan pengecoran Ban Coan Lou di Cina pada tahun 1835. Selain itu, ada pula Singa Batu (Cioh Sai) yang dibuat pada tahun 1827. Dan untuk yang ingin berwisata ke tempat ini, diharapkan uuntuk datang pada hari-hari spesial, seperti imlek. Untuk merasakan kemeriahan suasana klenteng.

Itulah beberapa lokasi wisata sejarah di Banten yang bisa kalian kunjungi. Selain  bisa menjadi sebuah destinasi wisata yang unik dan menyenangkan. Kawasan tersebut juga bisa menambah pengetahuan kita mengenai sejarah di Banten.


Kamis, 27 Mei 2021

Webinar Ramadhan: Keutamaan Malam 1000 Bulan

 


Sabtu (8/5/21), Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Siliwangi mengadakan Tausiyah Online yang  bertemakan “Keutamaan Malam 1000 Bulan” melalui aplikasi Zoom. Event Ramadhan ini diikuti oleh  Mahasiswa Universitas Siliwangi itu sendiri, dan juga umum. Tausyiah Online ini mengundang Kiyai Ahmad Sodiqin (Pimpinan Pondok Pesantren Ar-Ruqqyah) sebagai narasumber dan dipandu langsung oleh salah satu anggota BEM FT Universitas Siliwangi yang bernama Elis Sri Nuraeni. 

Acara ini diawali dengan pembukaan yang dibawakan oleh Elis sebagai pemandu acara. Dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Dan tidak lupa sambutan dari Ketua Dekan Fakultas Tenik Universitas Siliwangi, Rifki Gunawan. Dalam sambutannya Rifki menyampaikan bahwa mahasiswa jangan hanya pintar akademis, namun juga  spiritual. Untuk itu beliau berpesan kepada seluruh peserta Tausiyah Online untuk mendengarkan tausiyah secara hikmat dan mengamalkan ilmu yang disampaikan oleh narasumber.

Setelah sambutan, acara ini pun dilanjutkan dengan kegiatan utama yaitu Tausiyah yang dibawakan oleh Kiyai Ahmad Sodiqin. Dalam tausiyahnya Kiyai Ahmad Sodiqin memaparkan tentang keutamaan malam 1000 bulan. Beliau menyampaikan bahwa amal soleh yang dikerjakan pada malam Lailatul Qadr nilainya lebih baik dari 1000 bulan atau setara 83 tahun. Malam Lailatul Qadr  akan turun di tanggal-tanggal ganjil pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Makna Qadr sendiri yaitu kemuliaan derajat, sempit dan ketentuan ilahi. Kemuliaan derajat maksudnya, siapapun yang melakukan ibadah dan amal kebaikan pada malam itu maka akan Allah akan muliakan orang tersebut dengan pahala yang sangat tinggi. Lalu, makna dari kata sempit itu sendiri diartikan bahwa pada malam Lailatul Qadr bumi seakan menyempit karena para malaikat akan turun dan mengatur semua urusan manusia. Makna Qadr ketiga yaitu ketentuan ilahi, seperti halnya rukun iman ke 6, Qadr berarti malam dimana Allah akan menentuka takdir  semua peristiwa manusia, untuk itu pada malam itu manusia akan perbanyak beribadah dan beramal sholeh untuk mendapat takdir yang baik. Untuk itu Kiyai Ahmad Sodiqin pun mengajak seluruh peserta Tausiyah untuk berlomba-lomba  berbuat amal sholeh “marilah kita perbanyak berdo’a, berdzikir, membaca Al-Qur’an, Sholat sunnah, bersedekah untuk mengejar malam Lailatul Qadr.” ucap Kiyai Ahmad Sodiqin untuk menutup tausiyahnya.

Tausiyah Online ini pun diakhiri dengan pembacaan do’a serta sesi foto dan penyerahan sertivikat kepada Kiyai Ahmad Sodiqin secara virtual.

Selasa, 16 Maret 2021

Nikah Muda? Kenali Dulu Hal-hal Ini!

 

(Foto: Wendel Moretti/Pexels)

Pernikahan sejatinya merupakan impian setiap orang. Setiap orang pasti memiliki mimpi untuk menghabiskan waktu, berjuang bersama, dan menghasilkan keturunan dengan orang terkasih. Namun, waktu untuk menikah setiap orang itu pasti berbeda-beda. Ada yang memilih untuk menikah diusia matang, ada juga yang menikah diusia yang terbilang tua dan ada pula yang memilih menikah diusia muda.

Berbicara menikah diusia muda, tentu saja terdapat pro dan kontranya sendiri, namun dibalik pro serta kontra tersebut sudah seharusnya kita menghargai setiap keputusan masing-masing orang terkait masalah menikah muda ini. Karena nyatanya memang kehidupan setiap orang itu berbeda-beda, dan kita tidak bisa memandang kehidupan seseorang dari kacamata yang sama. Maka dari itu keputusan untuk iya atau tidaknya tentang menikah muda tergantung masing-masing orang dalam menjalani hidup. Berikut dua penjelasansan atas pertanyaan Iya atau Tidak untuk menikah muda.


Iya, untuk Nikah Muda!

Ada banyak alasan mengapa seseorang memilih untuk menikah muda. Selain karena rasa cinta, tak sedikit orang yang memilih menikah muda, karena ingin meringankan beban kedua orang tua. Untuk pasangan yang menikah muda, mereka memiliki prinsip untuk sukses bersama-sama dan saling support satu sama lain secara bersama-sama, tanpa harus membebankan kedua orang tua mereka. Dan tentu saja untuk seorang perempuan, terkait nafkah nantinya akan menjadi tanggung jawab suaminya bukan orang tuanya lagi.

Selain karna faktor ekonomi, ada yang menikah muda karena faktor hubungan yang sudah berjalan lama. Biasanya pasangan yang sudah lama berpacaran juga ingin segera menikah. Karena mereka berpikir, mereka sudah saling mengenal, dan memahami kepribadian satu sama lain secara dalam. Jadi untuk apa mereka menunggu lama-lama lagi, terlebih pasangan yang sudah pacaran lama merasa bahwa, jika hubungan tersebut tidak dibawa ke arah yang lebih serius nantinya malah akan menjadi sebuah masalah, seperti kehilangan pasangan yang disayangi.

Banyak orang yang berpikir bahwa menikah muda adalah hal yang tidak baik karena mental serta psikologis mereka belum matang sepenuhnya. Namun bagi pasangan yang memutuskan untuk menikah muda, umur bukanlah takaran untuk mengukur seberapa dewasa pemikiran seseorang. Dan menurut mereka, melalui pernikahan keduanya bisa saling belajar mengatasi masalah bersama-sama, mereka juga mampu memperbaiki kekurangan satu sama lain dengan saling memberikan nasihat. Melalui pernikahan inilah, mereka dapat belajar arti kedewasaan yang sesungguhnya itu seperti apa.

Selain dari ketiga faktor yang telah disebutkan diatas, tentu saja faktor satu ini tidak bisa ketinggalan untuk disebutkan sebagai alasan menikah muda. Yaitu, untuk menghindar dari yang namanya perbuatan zinah. Hasrat sexual merupakan fitrah setiap manusia, namun yang sulit dari fitrah tersebut adalah mengendalikan hawa nafsu yang ada, dikala sepasang manusia yang saling mencintai tanpa pernikahan terjadi. Untuk itu, bagi pasangan menikah muda, pacaran adalah hal yang sia-sia, menurut mereka, ketika dua orang saling mencintai dan yakin satu sama lain, pernikahan adalah jalan yang tepat untuk mempertahankan sebuah hubungan. Dan melalui pernikahan pula, kita bisa menghindari yang namanya fitnah dari orang lain, yangmana hal tersebut sering terjadi di kehidupan sosial anak muda.

Tidak, untuk Nikah Muda

Seperti yang sudah dijelaskan diawal, menikah muda itu memiliki pro dan kontra, ada orang yang memutuskan untuk menikah mudah dengan berbagai alasan, dan tentunya ada pula orang yang kontra dengan prinsip menikah diusia muda. Alasannya pun berbagai. Yang pertama ada karena faktor psikis, dimana menurut pakar psikologi memasuki usia 20 tahun merupakan masa-masa transisi kepribadian, dari remaja menuju dewasa. Untuk itu di masa transisi inilah, para anak muda masih labil dalam menghadapi setiap masalah dalam hidupannya serta belum bisa mengendalikan emosi dan mengambil keputusan dengan baik. Sebuah penelitian mengatakan bahwa menikah sebelum menginjak usia 18 tahun beresiko mengalami gangguan mental. Gangguan mental tersebut antara lain depresi kecemasan, gangguan kepribadian ganda, dan trauma psikologis. Itu semua merupakan efek dari anak muda yang memutuskan untuk berumah tangga disaat psikis orang itu sendiri belum matang.

Alasan selanjutnya orang tidak mau menikah muda, yaitu karena mereka masih mau menikmati kehidupannya sendiri. Mereka yang menolak nikah muda mengatakan bahwa mereka ingin melanjutkan pendidikan setinggi mungkin, ingin menghasilkan duit untuk keperluan pribadi, serta masih ingin membahagiakan kedua orang tua dengan uang sendiri, tanpa campur tangan urusan lain. Mereka berpikir, jika menikah muda akan memberatkan harapan-harapan tersebut, karena jika mereka memutuskan untuk menikah diusia muda itu artinya mereka memiliki tanggung jawab baru terhadap rumah tangganya sendiri, sehingga me time dan waktu bersama orang tua pun akan berkurang.

Berikutnya ada faktor kesehatan, dilihat dari aspek kesehatan untuk perempuan yang hamil dibawah usia 20 tahun rentan mengalami gangguan kehamilan bahkan keguguran. Karena, organ-organ reproduksi pada wanita saat itu belum terbentuk sempurna. Selain itu, tubuh wanita muda dianggap belum mampu menopang bobot bayi, akibatnya saat hamil ia akan mudah lelah. Dan resiko lainnya apabila hamil disaat organ belum siap yaitu bayi bisa lahir prematur, ada pula yang sudah lahir namun satu bulan kemudian bayi tersebut tidak selamat, tekanan darah tinggi bagi si ibu, anemia dan lain sebagainya. Ditambah menjadi orang tua diusia muda, mereka belum mempunyai pengetahuan pola asuh anak yg baik dan kesiapan mental juga belum siap untuk bisa mengasuh anak. Yang ujung-ujungnya nanti akan berdampak kepada meningkatnya angka kematian bayi/anak di Indonesia.


Itulah beberapa contoh alasan seseorang dalam menanggapi perihal nikah muda. Ada yang pro ada pula yang kontra. Dibalik pro dan kontra itu sendiri, yang terpenting dari itu semua adalah bagaimana kita memahami diri kita sebenarnya seperti apa, jangan sampai keputusan yang kita ambil nantinya akan membawa kita kedalam sebuah masalah besar. Jadi, baik atau buruknya menikah muda? Itu semua kembali pada persepsi masing-masing orang setelah memahami dan mengenal dirinya sendiri.

Senin, 08 Maret 2021

Anggi Anggraeni Sang Penyelamat Kucing Telantar

 

                                               (Foto: Instagram/Anggianggraeni2015)

Anggi Anggraeni (lahir di Lampung, 04 Agustus 1984) merupakan seorang Ibu Rumah Tangga sekaligus pendiri Cigading Rescue.

Cigading Rescue merupakan tempat atau rumah bagi kucing-kucing telantar yang sakit, dibuang, terluka, dan lain sebagainya. Tujuan didirikannya Cigading Rescue yaitu untuk memberikan perlindungan bagi kucing-kucing telantar sekaligus memberikan kesejahteraan kepada kucing-kucing tersebut.

Sejak kecil Anggi memang sudah menyayangi dan memelihara kucing. Hingga suatu ketika tepatnya pada tahun 2017, ia menemui anak-anak kucing tanpa induk yang dibuang begitu saja dipinggir jalan. Karena tidak tega melihat anak-anak kucing itu kehausan dan mencari-cari induknya, ia pun berinisiatif membawa mereka pulang kerumah. Dari kejadian tersebutlah akhirnya Cigading Rescue berdiri, dan hingga saat ini masih terus melakukan penyelamatan kucing-kucing telantar.

Ketika ditanya apa yang memotivasi Anggi untuk mendirikan Cigading Rescue, ia pun menjelaskan bahwa hal tersebut berkaitan dengan perasaan Anggi, yang memposisikan dirinya apabila berada disituasi kucing-kucing telantar namun tidak dapat berbicara untuk meminta pertolongan. Sehingga menurut penuturan Anggi, dia sebagai manusia yang memiliki akal dan juga perasaan harus menolong mereka. Karena hal tersebutlah, Anggi pun tiap tahunnya harus membayar uang  sewa rumah yang digunakan sebagai tempat tinggal khusus untuk menampung kucing-kucing telantar yang ia selamatkan dari jalanan.

Saat ini jumlah kucing yang ia selamatkan berjumlah 50-an ekor, yang mana kebanyakan kasus kucing telantar yang sering ia temui itu berasal dari kucing yang sakit maupun anak-anak kucing yang masih butuh asih dari induknya namun sudah dibuang oleh manusia dan dipisahkan dari induknya.

Saat ditanya apakah Anggi pernah lelah saat merawat puluhan kucing. Anggi pun mengatakan bahwa ia sering merasa bingung dan frustasi apabila jumlah makanan kucing semakin sedikit, namun pendapatan masih kurang, terlebih biaya kontrakan untuk rumah kucing sering ditunggak, dan tagihan operasi kucing pun terus ada seiring ia menemui kasus-kasung kucing sakit atau kecelakaan. Namun, hal-hal tersebut tidak pernah membuat Anggi berpikir untuk lepas tanggung jawab terhadap kucing-kucing telantar yang ia selamatkan. Karena banyak masyarakat maupun pengikut instagram Cigading Rescue yang selalu mensupport Anggi dengan memberikan donasi dan juga semangat.

Terakhir, Anggi pun menyampaikan pesan nya untuk masyarakat tentang kucing-kucing telantar. Ia mengatakan, kucing, anjing, kelinci, dan hewan lainnya merupakan makhluk hidup yang juga memiliki hak untuk hidup sejahtera, maka dari itu biarkanlah mereka hidup berdampingan dengan manusia secara aman dan nyaman.

Selasa, 30 Juni 2020

Seminar Nasional: HAM Dalam Pelukan Kapitalisme



Foto by Siti Magfiroh )

Sabtu (14/2/20), Himpunan Mahasiswa Manajemen Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang mengadakan Seminar Nasional yang bertemakan “HAM Dalam Pelukan Kapitalisme” di Auditorium Lantai 6 Gedung A. Pada seminar Nasional ini, tak tanggung-tanggung HIMAMEN mengundang narasumber yang luar biasa hebat, yaitu Haris Azhar seorang aktivis HAM yang wajahnya sering kita jumpai di Talkshow andalan tvOne, ILC (Indonesia Lawyers Club) dan juga seorang pengusaha muda yang menginspirasi para kaum millenial, Erzalul Octa Aziz.

Pembicara pertama disampaikan oleh Erzalul Aziz, yang menyampaikan informasi tentang kiat-kiat menjadi pengusaha muda, “anak-anak muda pada zaman sakarang ini, harus mulai berpikir untuk tidak mengandalkan orang lain dalam mendapatkan pekerjaan, tetapi juga harus sadar bahwasanya kita bisa memberikan pekerjaan terhadap orang lain” tutur Erzalul. Menurutnya, anak muda zaman sekarang tidak perlu takut untuk memulai suatu bisnis, bisnis apapun itu harus dicoba terlebih dahulu. Dengan Niat dan tekad yang kuat semua bisa terjadi.

Erzalul pun menceritakan pengalamannya dalam berbisnis. Mulai dari menjadi reseller produk orang lain, memulai produknya sendiri, hingga mampu memiliki re-sellernya sendiri. menurutnya dalam berbisnis itu ada tahapannya, untuk itu kita harus sabar dalam berbisinis. Dan terkait masalah HAM dalam pelukan Kapitalisme ini, menurut Erzalul salah satu cara keluar dalam pelukan kapitalisme adalah dengan memulai suatu bisnis, dan menjadi pebisnis atau pengusaha yang baik serta bermanfaat bagi orang banyak.

 ( Foto by Siti Magfiroh )

Materi seminar pun dilanjutkan oleh Haris Azhar. Menurutnya, kehidupan sehari-hari kita itu tidak jauh dari yang namanya cengkraman kapitalisme. Mulai dari minuman, makanan, pakaian pun tanpa kita sadari maupun tidak, itu berasal dari orang-orang kapitalis. Namun menurut penuturannya pula, kita sebagai manusia lahir ke muka bumi sudah memiliki Hak Asasi, mulai dari udara, air, tanah, makanan, dan lain-lain. Dan untuk mendapatkan Hak-Hak itu semua kita harus terbebaskan dari yang namanya jeratan atau pelukan kapitalisme, dengan apa?.

Menurut Haris, dengan kita sadar dan tidak menutup mata akan suatu hal kecil yang tidak layak dilakukan oleh orang-orang yang berkuasa, itu sudah dikatakan kita bebas dari yang namanya pelukan kapitalisme. Selanjutnya, kita juga harus mulai menyuarakannya dengan menyebarkan informasi tersebut kepada orang-orang, agar orang banyak pun dapat keluar dari yang namanya jeratan kapitalisme. Dan ketika sudah banyak orang sadar akan tindakan buruk melanggar HAM yang dilakukan oknum-oknum berkuasa, maka kita mampu menghentikannya secara bersama-sama.


5 Wisata Bersejarah yang Ada di Banten

          Ada banyak sekali ragam jenis destinasi wisata di Banten yang bisa kita kunjungi, sebagai destinasi liburan yang menyenangkan. Sal...