Kamis, 27 Mei 2021

Webinar Ramadhan: Keutamaan Malam 1000 Bulan

 


Sabtu (8/5/21), Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Siliwangi mengadakan Tausiyah Online yang  bertemakan “Keutamaan Malam 1000 Bulan” melalui aplikasi Zoom. Event Ramadhan ini diikuti oleh  Mahasiswa Universitas Siliwangi itu sendiri, dan juga umum. Tausyiah Online ini mengundang Kiyai Ahmad Sodiqin (Pimpinan Pondok Pesantren Ar-Ruqqyah) sebagai narasumber dan dipandu langsung oleh salah satu anggota BEM FT Universitas Siliwangi yang bernama Elis Sri Nuraeni. 

Acara ini diawali dengan pembukaan yang dibawakan oleh Elis sebagai pemandu acara. Dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Dan tidak lupa sambutan dari Ketua Dekan Fakultas Tenik Universitas Siliwangi, Rifki Gunawan. Dalam sambutannya Rifki menyampaikan bahwa mahasiswa jangan hanya pintar akademis, namun juga  spiritual. Untuk itu beliau berpesan kepada seluruh peserta Tausiyah Online untuk mendengarkan tausiyah secara hikmat dan mengamalkan ilmu yang disampaikan oleh narasumber.

Setelah sambutan, acara ini pun dilanjutkan dengan kegiatan utama yaitu Tausiyah yang dibawakan oleh Kiyai Ahmad Sodiqin. Dalam tausiyahnya Kiyai Ahmad Sodiqin memaparkan tentang keutamaan malam 1000 bulan. Beliau menyampaikan bahwa amal soleh yang dikerjakan pada malam Lailatul Qadr nilainya lebih baik dari 1000 bulan atau setara 83 tahun. Malam Lailatul Qadr  akan turun di tanggal-tanggal ganjil pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Makna Qadr sendiri yaitu kemuliaan derajat, sempit dan ketentuan ilahi. Kemuliaan derajat maksudnya, siapapun yang melakukan ibadah dan amal kebaikan pada malam itu maka akan Allah akan muliakan orang tersebut dengan pahala yang sangat tinggi. Lalu, makna dari kata sempit itu sendiri diartikan bahwa pada malam Lailatul Qadr bumi seakan menyempit karena para malaikat akan turun dan mengatur semua urusan manusia. Makna Qadr ketiga yaitu ketentuan ilahi, seperti halnya rukun iman ke 6, Qadr berarti malam dimana Allah akan menentuka takdir  semua peristiwa manusia, untuk itu pada malam itu manusia akan perbanyak beribadah dan beramal sholeh untuk mendapat takdir yang baik. Untuk itu Kiyai Ahmad Sodiqin pun mengajak seluruh peserta Tausiyah untuk berlomba-lomba  berbuat amal sholeh “marilah kita perbanyak berdo’a, berdzikir, membaca Al-Qur’an, Sholat sunnah, bersedekah untuk mengejar malam Lailatul Qadr.” ucap Kiyai Ahmad Sodiqin untuk menutup tausiyahnya.

Tausiyah Online ini pun diakhiri dengan pembacaan do’a serta sesi foto dan penyerahan sertivikat kepada Kiyai Ahmad Sodiqin secara virtual.

5 Wisata Bersejarah yang Ada di Banten

          Ada banyak sekali ragam jenis destinasi wisata di Banten yang bisa kita kunjungi, sebagai destinasi liburan yang menyenangkan. Sal...